1.Hidayah I’tiqodiyah
(Petunjuk Terkait Keyakinan Hidup)
“Jika kamu sangat mengharapkan agar
mereka dapat petunjuk (keyakinan hidup), maka sesungguhnya Allah tiada memberi
petunjuk kepada orang yang disesatkan-Nya, dan sekali-kali mereka tiada
mempunyai penolong”. (Q.S. An-Nahl :37)
2.Hidayah Thoriqiyah
(Petunjuk
Terkait Jalan Hidup)
“Bagi tiap-tiap umat telah Kami tetapkan
syariat tertentu yang mereka lakukan, maka janganlah sekali-kali mereka
membantah kamu dalam urusan (syariat) ini dan serulah kepada (agama) Tuhanmu.
Sesungguhnya kamu benar-benar berada pada jalan yang lurus (Islam)”. (Q.S. Al-Hajj: 67)
3.Hidayah ‘Amaliyah
(Petunjuk Terkait Aktivitas Hidup)
Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari
keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan Kepada mereka jalan-jalan
Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat
baik.” (Q.S. Al-Ankabut: 69)
4.Hidayah Fithriyah (Fitrah)
Hidayah
Fithriyah ini terkait dengan kecenderungan alami yang Allah tanamkan dalam diri
manusia untuk meyakini Tuhan Pencipta, mentauhidkan-Nya dan melakukan hal-hal
yang bermanfaat untuk diri mereka.
Realisasinya
tergantung atas pilihan dan keinginan mereka sendiri. Sumbernya adalah Qalb
(hati nurani) dan akal fikiran yang masih bersih (fithriyah) sebagaimana yang
dialami oleh Nabi Ibrahim. Allah menjelaskan dalam firman-Nnya:
Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit dia
berkata: “Inilah Tuhanku”. Tetapi setelah bulan itu terbenam dia berkata:
“Sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku
termasuk orang-orang yang sesat”
(Q.S. Al-An’am: 77)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar