Assalamu’alaylum
Warahmatullahi Wabarakatuh
Innalhamdalillahi nahmaduhu wanasta’iinuhu wanastaghfiruhu
Wana’udzubiillah minsyurruri ‘anfusinaa waminsayyi’ati ‘amaalinnaa
manyahdihillah falah mudhillalah Wa man yudhlil falaa haadiyalah wa-asy-hadu
allaa ilaaha illallaahu wah-dahu laa syariikalah wa-asy-hadu anna muhammadan
‘abduhu wa rasuuluh. Rabbishrahli shadri wayassirli amri wahlul
‘uqdatanmillisaani yafqahu qauli. Laa hawla wallaa quwwata billa billah.
Puji syukur
kepada Allah SWT yang masih memberikan nikmat sehat dan iman juga shalawat
kepada Nabi Muhammad SAW atas cahaya petunjuknya.
Setiap manusia
secara fitrahnya diciptakan untuk menjadi hamba Nya dan telah diberikan
kepadanya dua pilihan jalan yaitu jalan ketaqwaan atau jalan kefasikan. Barangsiapa yang senantiasa dalam
jalan kebajikan maka beruntunglah ia, dan barangsiapa yang berada di jalan
kefasikan, maka merugilah.
Dibutuhkan selalu
suatu koreksi atau biasa disebut dengan muhasabah bagi diri masing-masing
karena manusia juga disifati lupa oleh Allah SWT, ditambah lagi dengan ujian
keduniaan. Hendaknya kita senantiasa mawas diri dalam setiap langkah, berusaha
agar selalu berada di jalanNya., dan memohon ampun atas segala khilaf yang
disadari ataupun tidak.
Muhasabah terbaik
adalah dengan mengingat kematian. Menuju kehidupan yang sebenarmya dengan bekal
yang diridlaiNya. Karena kematian adalah pasti dan tidak satupun yang tahu
waktu, cara, dan tempatnya.
Wallahua’lam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar