Minggu, 16 Maret 2014

SALAM RSUA EDISI 9



Assalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuhu…
            Asyhadu alla illaaha illallaah wahdahu laa syariikalah wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuuluhu. Segala puji milik Allah, Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, aku mengEsakanNya dan tidak mempersekutukanNya. Kami memohon pertolonganNya dan mohon ampun kepadaNya. Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, Allahumma Shalli ‘ala Sayyidina Muhammad wa ali sayyidina Muhammad. Rasa Syukur kepada Allah Subhanahuwata’ala semoga meridlai dan senantiasa menunjukkan jalan yang diridlaiNya. Aamiin Ya Rabbal ‘alamin.
            Maha Besar Allah atas segala kuasaNya. Belum lama kita mendengar kabar tentang meletusnya gunung Kelud di salah satu kota di Jawa Timur. Sungguh betapa kita sebagai manusia begitu kecil di hadapanNya. Dan kun fayakun, Allah mampu membuat segala sesuatu terjadi hanya dengan berkata ‘kun fayakun’
            Sebagai seorang mukmin hendaknya kita mampu merenungi apa yang terjadi di dunia ini baik ynag terjadi pada umat maupun secara pribadi. Dan hendaknya kita yakin akan takdir Allah, baik dan buruknya.
   Allah ta’ala berfirman:
 Tiada suatu bencanapun yang menimpa di    bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah  tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri. (QS. al-Hadid: 22-23)
            Bukankah kita jadi mengetahui bahwa kita adalah hamba yang lemah dan tidak memiliki daya atau upaya, kecuali hanya dari Allah semata, maka bertawakal hanya kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal. Musibah juga bisa melatih kesabaran agar teguh di atas al-haq, bersabar dalam mentaati Allah, kita tidak akan dapat menjauhi kebatilan Alangkah indahnya kesabaran itu, dan kesabaran adalah bekal yang dapat mengantarkan ke surga yang penuh dengan keabadian. Wallahu a’lam bishshowab
Wassalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuhu


Tidak ada komentar:

Posting Komentar