1.
Hikmah kegembiraan
Kegembiraan yang harus kita miliki dan rasakan haruslah
merupakan kegembiraan syukur kepada Allah yang telah mengkaruniakan
taufiq kepada kita untuk bisa mengoptimalkan pengistimewaan Ramadhan dengan
amal-amal yang serba istimewa, dalam rangka menggapai taqwa yang istimewa.
Dalam sebuah riwayat hadits disebutkan bahwa, ”Barangsiapa
bersenang hati dengan amal kebaikannya, dan bersedih hati dengan keburukan yang
diperbuatnya, maka berarti dia orang beriman” (HR. Ath-Thabrani).
2. Hikmah Ketauhidan, Keimanan dan Ketaqwaan
Dalam menyambut ‘Iedul Fitri, disunnahkan bagi kita untuk
banyak mengumandangkan takbir, tahlil, tasbih dan tahmid sebagai bentuk
penegasan dan pembaharuan deklarasi iman dan tauhid. Itu berarti bahwa
identitas iman dan tauhid harus selalu kita perbaharui dan kita tunjukkan.
3. Hikmah Kefitrahan
Ramadhan dengan segala amaliah istimewanya adalah salah
satu momentum terbaik bagi peleburan dosa dan penghapusan noda yang mengotori
hati dan jiwa kita serta membebani diri kita selama ini. Ramadhan dengan segala
amaliah istimewanya adalah salah satu momentum terbaik bagi peleburan dosa dan
penghapusan noda yang mengotori hati dan jiwa kita serta membebani diri kita
selama ini.
Dari Abu Hurairah berkata; Rasulullah shallallahu
‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang berpuasa karena iman dan
mengharap pahala (dan ridha Allah), maka niscaya diampuni dosa-dosanya yang
telah lalu”. (HR. Muttafaq ‘alaih).
4. Hikmah Kepedulian
Islam adalah agama peduli. Sifat serta karakter kepedulian
itu begitu tampak nyata selama bulan Ramadhan. Dimana semangat berbagi dan
spirit memberi melaui sunnah berinfaq dan bersedekah serta kewajiban berzakat.
Dan itu semua tidak lain dalam rangka meniru dan mencontoh keteladanan terbaik
dari Baginda Rasul tercinta shallallahu ‘alaihi wasallam.
5.
Hikmah Kebersamaan dan Persatuan
Selama Ramadhan, suasana dan nuansa kebersamaan serta
persatuan ummat begitu kental, begitu terasa dan begitu indah. Mengawali puasa
bersama-sama (seharusnya dan sewajibnya), bertarawih bersama (disamping jamaah
shalat lima waktu juga lebih banyak selama Ramadhan), bertadarus bersama,
berbuka bersama, beri’tikaf bersama, berzakat fitrah bersama, dan berIedul Fitri
bersama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar