Iblis pernah membuat
pengakuan kepada Rasulullah bahwa ia merasa kesulitan untuk mengganggu orang
yang sedang berpuasa dibulan Ramadhan. Ketika menghadap nabi, iblis menyamar
sebagai seorang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih sepuluh
helai yang panjangnya seperti ekor lembu. Iblispun memberi salam kepada Rasulullah hingga tiga
kali, namun tak juga dijawab oleh Rasulullah. Lantas, si iblis memprotes
Rasulullah: “Ya Rasulullah, janganlah engkau marah. Karena kedatanganku adalah
perintah Allah untuk memberi tahumu tipu dayaku terhadap umatmu”. Beberapa saat
kemudian Rasulullah mengajukan beberapa pertanyaan. Nabi berkata: “Jika umatku
berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?” Mendengar pertanyaan itu, iblis
merasa ketakutan. Ia menjawab “Ya Rasullullah, inilah bencana yang paling besar
bahayanya untukku”.
“Apa maksudmu?” tanya
Rasulullah.
“Apabila masuk bulan
Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy. Bagi orang yang berpusa Allah akan
mengampunkan dosa yang telah lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar,
serta tidak dicatatkan dosanya selama berpuasa,” jawab iblis.
“Lantas apa yang kau
rasakan?” tanya nabi
“Yang menghancurkan hatiku
adalah malaikat dan semua isi alam yang siang dan malam mendoakan ampunan bai
prang yang berpuasa,” jawab iblis lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar