Cara Mengatur Pola
Makan Yang Dianjurkan Saat Berpuasa*
* dr Cahyo Wibisono Nugroho, SpPD
Pola Makan Tepat Selama
Ramadhan
Karena perubahan jadwal
makan yang biasanya 3 kali sehari berubah menjadi utamanya 2 kali sehari, untuk
itu kita harus pandai menyiasati pemilihan menu pola makan yang tepat di waktu
sahur dan berbuka.
Asupan gizi harus
seimbang antara karbohidrat, protein, dan lemak. Jangan berkurang ataupun
jangan berlebihan. Hindari juga terlalu banyak menu gorengan, lebih baik jika
di steam atau kukus, karena banyak gorengan bisa membuat kita mudah haus.
Sebaiknya pilih nasi beras merah sebagai asupan karbohidrat kompleks untuk
menjaga kestabilan kadar gula darah.
Anda bisa menghidangkan
kudapan manis berupa buah-buahan sebagai asupan sumber gula alami untuk menjaga
kadar gula darah sekaligus sebagai sumber karbohidrat dan serat alami yang akan
menjaga Anda tetap merasa kenyang.
Seorang pakar kesehatan
menyarankan saat santap sahur sebaiknya konsumsi buah bukan dalam bentuk jus
tetapi langsung dimakan beserta ampasnya. Karena dengan memakannya secara
langsung, karbohidrat yang terkandung di dalam buah dapat diserap oleh tubuh
secara perlahan-lahan, dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil
seharian.
Jangan lupa bahwa air
putih juga tetap diperlukan. Meskipun di dalam buah juga mengandung air, tetapi
minumlah paling tidak 4 gelas air putih untuk menjaga agar tidak terjadi
dehidrasi.
Setelah makan sahur
jangan langsung tidur lagi, agar makanan yang dicerna bisa diserap dan diproses
secara sempurna oleh tubuh. Jika Anda langsung tidur setelah makan, biasanya
asam lambung akan naik, dan hal ini bisa menyebabkan berbagai gangguan
pencernaan seperti mulas, kembung, dan semacamnya.
Bersambung...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar