Selasa, 23 Juni 2015

Ramadhan?

Bulan Istimewa
Karena Ramadhan adalah bulan yang penuh ampunan Allah Ta’ala. Bulan yang penuh berkah. Di bulan ini, Allah membuka “bazar” ampunan-Nya seluas-luasnya bagi para hamba-Nya yang beriman. Amal-amal shalih pada bulan ini dilipat gandakan pahalanya sampai bilangan yang hanya diketahui oleh Allah semata.
Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
“Apabila telah tiba Ramadhan, dibuka pintu-pintu syurga dan ditutup semua pintu neraka dan diikat semua syaitan”
(HR Imam Bukhari,Muslim, Nasa'i,Ahmad-Baihaqi )


Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
“Siapa yang berpuasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan keikhlasan nescaya akan diampuninya segala dosanya yang telah lalu”
(HR Imam Nasa'i, Ibn Majah, Ibn Hibban dan Baihaqi)


Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
“Setiap amalan anak Adam baginya melainkan puasa maka ia untuk-Ku dan Aku akan membalasnya. Dan puasa adalah perisai, maka apabila seseorang berada pada hari puasa maka dia dilarang menghampiri(bercumbu) pada hari itu dan tidak meninggikan suara .Sekiranya dia dihina atau diserang maka dia berkata : Sesungguhnya aku berpuasa demi Tuhan yang mana diri nabi Muhammad ditangan-Nya maka perubahan bau mulut orang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari qiamat daripada bau kasturi, dan bagi orang berpuasa dua kegembiraan yang mana dia bergembira dengan keduanya apabila berbuka dia bergembira dengan waktu berbukanya dan apabila bertemu Tuhannya dia gembira dengan puasanya”
(HR Bukhari,Muslim, Nasa'i,Ahmad, Ibn Khuzaimah,Ibn Hibban - Baihaqi)


Mengapa Ramadhan?
Karena Allah menyanjung bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan lain dengan dipilihnya sebagai waktu diturunkannya Al-Quran. Karena hal ini pula Dia mengistimewakannya.
Allah –Subhanahu wa Ta’ala– berfirman,
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَ بَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَ الْفُرْقَانِ
Bulan Ramadhan yang di dalamnya –mulai- diturunkannya Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan keterangan-keterangan yang nyata yang menunjuk kepada kebenaran, yang membedakan antara yang haq dan yang bathil.” (QS Al-Baqarah: 185)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar