Sabtu, 23 November 2013

DOA

SYARAT DITERIMANYA DOA
Doa dipastikan tidak ditolak manakala dalam doa itu bisa menghadirkan hati, bisa menyatukan dengan yang diminta dan menepati waktu-waktu yang mustajab 6 (enam) waktu, yaitu : sepertiga malam yang akhir, ketika adzan, antara adzan dan iqamah, sesudah sholat maktubah (wajib), ketika imam naik mimbar di hari jumat sampai selesai sholat, akhir waktu sesudah shalat ashar hari jumat. Dilakukan dengan khusyuk, bersimpuh di hadapan tuhan, rendah diri, mengangkat tangan, memulai dengan pujian Alloh, shalawat nabi, mengajukan permintaan hajatnya dibarengi bertaubat dan istigfar, serius dalam meminta, disampaikan dengan rasa cinta dan takut, tawassul dengan nama-nama Alloh, sifat-sifat-Nya dan mengesakan-Nya. Doa itu akan dikabulkan, terutama jika bertepatan dengan apa yang dikatakan oleh Rosulullah sebagai maqam mustajabah, atau permintaan itu masuk dalam kandungan nama Alloh yang agung.


KEMUNGKINAN DOA YANG DIKABULKAN
Kita sudah banyak mengetahui doa yang dibaca oleh orang, dan dikabulkan alloh. Adakalanya doa itu disampaiakan bebarengan dengan keadaan terjepit dan dengan menghadap sepenuhnya kepaa Alloh. Atau didahului dengan kebaikan, lalu alloh mengabulkan doa sebagai tanda syukur atas kebaikannya. Atau tepat dengan waktu ijabah, dan sebagainya, maka doa akan dikabulkan. Orang mengira bahwa rahasia dikabulkannya doa hanya pada susunan kalimat, lalu mengambil redaksi doanya saja tanpa memperhatikan   hal - hal lain yang menyertainya. Ini seperti seseorang yang menggunakan obat. Obat akan membawa manfaat  kalau dipakai tepat waktu dan sesuai dengan anjuran. Sementara ada orang yang mengira bahwa obat saja sudah cukup menghilangkan penyakit, tanpa memperhatikan takaran, kapan waktunya dan sebagainya. Disinilah kebanyakan orang salah menerapkan. Dari penjelasan ini, terkadang ada doa darurat yang disampaikan diatas kubur dan diijabah, lalu orang mengira bahwa rahasianya adalah kuburan. Orang tidak mengetahui bahwa rahasianya adalah situasi yang sangat darurat/terjepit dan kesungguhan kembali kepada Alloh. Jika doa seperti itu bisa di sampaikan di dalam masjid, tentu lebih afdhal dan di cintai Alloh.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar