Sabtu, 23 November 2013

SALING MEMBERI MANFAAT

Suatu hari Amirul Mukminin Umar bin Khaththab r.a. dikirimi harta yang banyak. Beliau memanggil salah seorang pembantu yang berada di dekatnya. “Ambillah harta ini dan pergilah ke rumah Abu Ubaidah bin Jarrah, lalu berikan uang tersebut. Setelah itu berhentilah sesaat di rumahnya untuk melihat apa yang ia lakukan dengan harta tersebut,” begitu perintah Umar kepadanya.
Rupanya Umar ingin melihat bagaimana Abu Ubaidah bin Jarrah menggunakan hartanya. Ketika pembantu Umar sampai di rumah Abu Ubaidah, ia berkata,”Amirul Mukminin mengirimkan harta ini untuk anda, dan beliau juga berpesan kepada anda, Silahkan pergunakan harta ini untuk memenuhi kebutuhan hidup apa saja yang anda kehendaki.”
Abu Ubaidah berkata,”Semoga Alloh mengaruniainya keselamatan dan kasih sayang. Semoga Alloh membalasnya dengan pahala yang berlipat.” Kemudian ia berdiri dan memanggil hamba sahaya wanitanya, “Kemarilah, bantu aku membagi-bagikan harta pemberian Umar itu kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan dari kaum muslimin, sampai seluruh harta itu habis dibagikan.”
Pembantu Umar pun kembali pulang. Umar kembal memberikan uang 400 dirham seraya berkata,”Berikan harta ini kepada Muadz bin Jabal!” Umar ingin melihat apa yang dilakukan Muadz bin Jabal dengan harta itu. Maka berangkatlah si pembantu menuju rumah Muadz bin Jabal dan berhenti sesaat dirumahnya untuk melihat apa yang dilakukan Muadz bin Jabal terhadap harta itu.
Muadz memanggil hamba sahayanya, “Kemarilah, bantu aku membagi-bagikan harta ini!” Lalu Muadz pun membagi-bagikan hartanya kepada fakir miskin dan mereka yang membutuhkan dari kalangan kaum muslimin hingga harta itu habis sama sekali dibagikan. Ketika itu istri Muadz melihat dari dalam rumah, lalu berkata,”Demi Alloh, aku juga miskin.” Muad berkata,”Ambillah, 2 dirham saja.”
Pembantu Umar pun pulang. Untuk ketiga kalinya Umar member 400 dirham, lalu berkata,”Pergilah ke tempat Saad bin Abi Waqqash!” Ternyata Saad pun melakukan apa yang dilakukan dua sahabat sebelumnya. Pulanglah sang pembantu kepada Umar. Kemudian Umar menangis dan berkata,”Alhamdulillah, segala puji syukur bagi Alloh.”




Tidak ada komentar:

Posting Komentar