1.
Mencintai Nabi shallallahu
’alaihi wa sallam merupakan sebab mendapatkan manisnya iman
Telah
diriwayatkan dari Imam Bukhari dan Muslim dari Anas –radhiyallahu ’anhu-
, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda : perkara
yang membuat seseorang akan mendapatkan manisnya iman yaitu : Allah dan
Rasul-Nya lebih dicintainya dari selain keduanya, dia mencintai saudaranya,
tidaklah dia mencintainya kecuali karena Allah, dan dia benci kembali pada
kekufuran sebagaimana dia benci dilemparkan dalam api.”
2.
Mencintai Nabi shallallahu
’alaihi wa sallam akan menjadikan seseorang bersama beliau di akhirat
Diriwayatkan
dari Imam Muslim, Anas bin Malik –radhiyallahu ‘anhu- berkata: “Datang
seorang laki-laki pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian
bertanya: “Kapan hari kiamat datang?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
sallam bertanya:”Apa yang engkau persiapkan untuk hari kiamat?” Dia
menjawab,”Cinta Allah dan RasulNya.”
Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,”Engkau akan bersama orang yang
engkau cintai.”
3.
Mencintai Nabi shallallahu
’alaihi wa sallam akan memperoleh kesempurnaan iman
Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Seseorang tidaklah beriman
(dengan sempurna, peny) hingga aku lebih dicintainya dari anak dan orang tuanya
serta manusia seluruhnya.”
4.
Mencintai Nabi shallallahu
’alaihi wa sallam merupakan bagian dari dzikrullah yang akan
membuahkan hilangnya kesedihan, perbaikan keadaan, dan ampunan dosa.
Allah
Ta’ala berfirman,“Dan orang-orang mukmin dan beramal soleh serta
beriman kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad dan itulah yang haq dari
Tuhan mereka, Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki
keadaanmereka.”(Muhammad:2)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar