Allah
subhanahu wa ta'ala berfirman: “Sesungguhnya mereka yang berkata: “Rabb kami
adalah Allah”, kemudian mereka beristiqamah, maka tak ada baginya rasa takut
dan duka cita. Mereka adalah penghuni syurga kekal di dalamnya sebagai balasan
atas apa-apa yang mereka perbuat”. (Qs.Al Ahqaaf:13-14)
Juga
sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihiwasallam kepada seorang yang minta
diajarkan satu perkataan dalam Islam yang sangat agung.“Ucapkanlah: “Aku
beriman, kemudian beristiqamahlah kamu”. (HR. Muslim no: 55).
Terkadang
manusia lalai terhadap perintah Allah SW. Untuk menutupi kelalaian yang telah diperbuat oleh manusia,
hendaknya kita banyak beristighfar, sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat
Fushilat: ayat 6 “Katakanlah: “Bahwasanya
aku hanyalah seorang manusia seperti kamu, diwahyukan kepadaku bahwasanya Rabbmu
adalah Rabb Yang Maha Esa, maka tetaplah istiqamah pada jalan yang lurus menuju
kepada-Nya dan mohonlah ampun kepada-Nya.” (QS. Fushilat: 6).
Pedoman hidup sesuai dengan
di Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah saw. Ayat
ini memerintahkan untuk istiqamah sekaligus merupakan isyarat bahwa seringkali
ada kekurangan dalam istiqamah yang diperintahkan. Yang menutupi kekurangan ini
adalah istighfar (memohon ampunan Allah).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar