MEMAKNAI KEBAIKAN QURBAN DAN
AMALAN BULAN
DZULHIJJAH
“Tidak ada hari-hari dimana amal shalih di dalamnya lebih
dicintai Allah dibanding hari-tidak juga jihad dijalan Allah, wahai
Rasulullah?’ Rasulullah menjawab’ tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali hari
ini (yakni 10 hari pertama di Bulan Dzulhijjah)”. Lalu para shahabat berkata, ‘
tidak juga jihad di jalan Allah wahai Rasulullah?’ Rasulullah menjawab’tidak
juga jihad di jalan Allah, kecuali orang ynag keluar untuk berjihad dengan diri
dan hartanya kemudian semuanya itu tidak kembali lagi (yakni mati syahid) (HR.
Bukhari)
Hadits diatas menjelaskan keumuman dari keutamaan bulan
dzulhijjah, terutama 10 hari pertama. Disandingkan dengan tiga bulan utama
lainnya, yakni bulan Muharram, Rajab, dan Dzulqa’dah. Secara umum dianjurkan
untuk meningkatkan amala shalih di bulan-bulan tersebut.
Jihad dijalan Allah dapat dilakukan dalam bentuk ibadah
haji, yang puncak ibadahnya bertepatan dengan 9 Dzuhijjah. Bagi kita, yang
tidak melaksanakan ibdah haji, disunnahkan pada saat itu untuk melakukan shalat
Idul adha dan qurban sebagai bentuk penghambaan kepadaNya dan syukur atas
ni’matNya
Dari
Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata: “Wahai Rasulullah SAW, apakah
qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi
Ibrahim.” Mereka menjawab: “Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban
itu?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai rambutnya adalah satu
kebaikan.”Mereka menjawab: “Kalau bulu-bulunya?”Rasulullah menjawab: “Setiap
satu helai bulunya juga satu kebaikan.” [HR. Ahmad dan ibn Majah]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar