Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan
beberapa metode dalam mendidik keluarga sebagai berikut:
1. Ajari keluarga untuk bertauhid
Adakah kamu hadir ketika Ya’qub kedatangan
(tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: “Apa yang kamu
sembah sepeninggalku?” Mereka menjawab: “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan
nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami
hanya tunduk patuh kepada-Nya” (QS. al-Baqarah: 133)
2. Ajari keluarga untuk melaksanakan shalat
Dari Ibnu Abbas radliallahu ‘anhuma,
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Perintahkanlah anak
kalian untuk shalat ketika mereka berusia 7 tahun. Dan pukullah mereka untuk
dipaksa shalat, ketika mereka berusia 10 tahun.â€(HR. Abu Daud 495 dan
dishahihkan al-Albani).
3. Memberikan sedikit ancaman agar mereka tidak bermaksiat
Abbas radliallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam
bersabda: Gantunglah cemeti di tempat
yang bisa dilihat penghuni rumah. Karena ini akan mendidik mereka. (HR.
Thabrani dalam al-Ausath 10671 dan dihasankan oleh al-Albani)
4. Pisahkan tempat tidur antara anak laki-laki dengan anak perempuan
Ini akan menjadi pendidikan bagi anak untuk
memahami bahwa antara laki-laki dan wanita tidak boleh campur baur. Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda: Pisahkan tempat tidur diantara mereka (HR.
Abu Daud 495 dan dishahihkan al-Albani)
5. Memperbanyak doa untuk kebaikan keluarga
Nabi Ibrahim ‘alaihis salam termasuk
nabi yang do’anya banyak Allah sebutkan dalam al-Qur’an. Diantara do’a
beliau adalah, Ya Rabb kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri
kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam
bagi orang-orang yang bertakwa(QS. Al-Furqan: 74)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar